Liputanfokus.com PANGKALPINANG ??? Dalam langkah tegas pemberantasan korupsi dan pemulihan aset negara, Jaksa Agung RI ST Burhanuddin menyerahkan aset hasil rampasan negara dalam perkara korupsi tata niaga komoditas timah kepada PT Timah Tbk. Acara berlangsung di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Senin (6/10/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang menyaksikan penyerahan simbolis tersebut bersama Menteri Pertahanan RI, para Menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BPKP, serta jajaran direksi dan komisaris PT Timah Tbk.

Penertiban tambang timah ilegal di Bangka Belitung ini merupakan tindak lanjut penanganan perkara korupsi besar di tubuh PT Timah Tbk, yang disebut menimbulkan kerugian keuangan negara mencapai Rp300 triliun.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menjelaskan bahwa Kejaksaan Agung bekerja sama dengan TNI dalam melacak aset para pelaku tindak pidana korupsi di sektor pertimahan. ???Berkat dukungan seluruh elemen, termasuk TNI, hari ini kita dapat menyerahkan kembali aset negara hasil korupsi timah kepada PT Timah Tbk,??? ujar Burhanuddin.

Ia menambahkan, total terdapat 22 orang terdakwa atau terpidana serta 5 korporasi yang terlibat dalam perkara korupsi besar ini.


Dalam tahap pertama, Kejaksaan Agung menyerahkan aset rampasan kepada PT Timah Tbk melalui Kementerian Keuangan, dengan total nilai taksiran Rp1,45 triliun.

Aset tersebut meliputi:

6 unit smelter (peleburan timah) lengkap dengan aset di dalamnya,

108 unit alat berat,