Liputanfokus.com CIBINONG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menetapkan sejumlah program prioritas pembangunan tahun 2026, salah satunya program rehabilitasi Masjid Raya di 40 kecamatan. Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bogor dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, serta berorientasi pada penguatan nilai-nilai keagamaan masyarakat, khususnya dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat memimpin rapat koordinasi evaluasi program pembangunan Kabupaten Bogor tahun 2025 yang digelar di Ruang Rapat Ciliwung, Bappedalitbang, Cibinong, Senin (29/12). Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, jajaran kepala perangkat daerah, para direktur RSUD, serta para camat se-Kabupaten Bogor.
Bupati Rudy Susmanto menegaskan bahwa pembangunan dan peningkatan sarana ibadah tidak hanya difokuskan pada wilayah pusat pemerintahan seperti Cibinong, melainkan dilaksanakan secara menyeluruh dan merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor.
“Pembangunan masjid tidak hanya terpusat di Cibinong. Kami ingin seluruh kecamatan merasakan perhatian yang sama. Terlebih dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan, masjid harus menjadi pusat ibadah, pembinaan umat, dan penguatan kebersamaan masyarakat,” ujar Rudy Susmanto.
Program rehabilitasi Masjid Raya di 40 kecamatan tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada Januari 2026. Setiap kecamatan akan memperoleh bantuan stimulus sebesar Rp100 juta, yang penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing masjid, baik untuk perbaikan fisik bangunan, penyediaan fasilitas pendukung ibadah, maupun peningkatan kenyamanan jamaah.
Menurut Rudy, Bulan Suci Ramadhan merupakan momentum strategis untuk memperkuat nilai keimanan, kepedulian sosial, serta persatuan umat. Oleh karena itu, keberadaan masjid yang layak, representatif, dan nyaman menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran ibadah serta berbagai aktivitas keagamaan masyarakat.
“Kami berharap Masjid Raya di setiap kecamatan dapat menjadi ruang ibadah yang nyaman, sekaligus pusat kegiatan keagamaan dan sosial, khususnya selama Bulan Suci Ramadhan dan berkelanjutan setelahnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Pemkab Bogor juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, serta kekhusyukan ibadah selama Ramadhan, sehingga suasana religius dan nilai kebersamaan dapat terus terpelihara di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

