Liputanfokus.com CIBINONG – Momentum peringatan Hari Ibu yang jatuh pada Senin, 22 Desember 2024, dimaknai secara mendalam oleh Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nunur Nurhasdian. Bertempat di Kantor DPRD Kabupaten Bogor, Nunur menyampaikan ucapan selamat Hari Ibu disertai refleksi penuh haru mengenai peran strategis ibu dalam membangun keluarga, pendidikan, dan peradaban bangsa.

Nunur menegaskan bahwa Hari Ibu bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang refleksi akademik dan moral untuk menghargai perjuangan perempuan, khususnya para ibu, yang telah mengorbankan tenaga, waktu, dan pemikiran demi masa depan generasi penerus.

“Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Dari rahim dan didikan seorang ibu lahir generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki wawasan luas. Perjuangan ibu adalah perjuangan sunyi, tetapi dampaknya sangat besar bagi kemajuan bangsa,” ujar Nunur dengan suara bergetar penuh keharuan di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Senin (22/12/2025).

Menurut Nunur, dalam konteks pembangunan daerah dan nasional, peran ibu harus diposisikan sebagai subjek utama pembangunan, bukan sekadar pelengkap. Pendidikan, kesehatan, dan ketahanan keluarga tidak akan terwujud tanpa peran aktif dan cerdas dari para ibu.

“Perempuan hari ini tidak hanya dituntut kuat secara emosional, tetapi juga memiliki kecerdasan akademik, wawasan luas, dan keberanian untuk berkontribusi di ruang publik. Namun sehebat apa pun capaian seorang perempuan, perannya sebagai ibu tetaplah mulia dan tak tergantikan,” tegasnya.

Nunur juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Ibu sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang ramah bagi perempuan dan ibu, baik di bidang pendidikan, ekonomi, maupun kebijakan publik.

“Mari kita rawat semangat perjuangan para ibu dengan kebijakan yang adil, pendidikan yang inklusif, serta penghormatan yang setinggi-tingginya terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Ibu bukan hanya simbol kasih sayang, tetapi juga pilar peradaban,” tutup Nunur.

Peringatan Hari Ibu tahun ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kemajuan bangsa berawal dari keluarga yang kuat, dan keluarga yang kuat lahir dari sosok ibu yang berdaya, berilmu, dan bermartabat.