Liputanfokus.com, CIBINONG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Bogor ke depan harus dilakukan secara seimbang dengan memperhatikan aspek infrastruktur, kelestarian lingkungan, dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Rudy usai meninjau Jalan Bojonggede–Kemang (Bomang) bersama jajaran TNI, pegiat lingkungan, serta perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Bogor, Jumat (5/6).

Menurut Rudy, berbagai kegiatan dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi bukti nyata kepedulian seluruh elemen terhadap pelestarian masyarakat lingkungan. Ia mengapresiasi keterlibatan pemerintah desa, kecamatan, perangkat daerah, hingga komunitas pegiat lingkungan yang aktif menggelar aksi penanaman pohon, penyebaran benih ikan, dan kegiatan bersih-bersih lingkungan.

“Terima kasih kepada pemerintah desa, pemerintah kecamatan, jajaran perangkat daerah, dan para pegiat lingkungan yang telah melakukan berbagai kegiatan seperti penanaman pohon, penyebaran benih ikan, serta aksi bersih-bersih lingkungan bersama,” ujar Rudy.

Selain fokus pada pelestarian lingkungan, Pemkab Bogor juga tengah menyiapkan sejumlah strategi program yang mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Salah satu proyek prioritas adalah pembangunan Jalan Bojonggede–Kemang yang akan dilengkapi dengan jalan layang guna meningkatkan konektivitas dan mengurangi kemacetan. Rudy menegaskan bahwa pembangunan tersebut memerlukan perencanaan yang matang agar memberikan manfaat jangka panjang.

"Pembangunan infrastruktur tidak bisa dilakukan secara instan. Semua harus dipersiapkan dengan baik sejak jauh hari. Insyaallah jika tidak ada kendala, pembangunan Flyover Bojonggede–Kemang akan mulai dilelang pada Desember 2026," jelasnya.

Rudy juga mengungkapkan rencana pemanfaatan sementara kawasan jalur tengah yang nantinya menjadi jalur cepat sebagai kawasan pertanian terpadu. Kawasan tersebut akan difungsikan sebagai pusat pelatihan budidaya pertanian dan peternakan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas ekonomi.

Tidak hanya itu, Pemkab Bogor juga merencanakan pembangunan Taman Wisata Edukasi Sampah sebagai sarana pembelajaran pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.