Liputanfokus.com Cibinong — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, bersama alim ulama, jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat, melaksanakan Salat Jumat perdana di Masjid Raya Nurul Wathon, kawasan Pakansari, Cibinong, Jumat (26/12/2025).

Salat Jumat yang menjadi penanda awal pemakmuran masjid kebanggaan umat Kabupaten Bogor itu berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Sejak pagi, jamaah dari berbagai wilayah tampak memadati masjid megah yang berdiri anggun dengan arsitektur monumental terinspirasi Masjidil Haram, dilengkapi menara menjulang tinggi yang kini mulai menjadi penanda visual kawasan Pakansari.

Masjid Raya Nurul Wathon tampil tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ikon religius baru Kabupaten Bogor. Di area masjid juga terdapat replika Ka’bah yang disiapkan sebagai sarana manasik haji dan edukasi ibadah, memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Hadir dalam Salat Jumat tersebut Anggota DPRD Kabupaten Bogor sekaligus Ketua DPC PKB Kabupaten Bogor, Edwin Sumarga, serta Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PKB, KH Achmad Yaudin Sogir, bersama unsur pejabat Prokopimda Kabupaten Bogor.

Dalam keterangannya usai Salat Jumat, Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menegaskan bahwa pelaksanaan Salat Jumat perdana di Masjid Raya Nurul Wathon memiliki makna simbolik dan spiritual yang mendalam, khususnya dalam mengakhiri tahun 2025.

"Salat Jumat perdana di Masjid Raya Nurul Wathon ini bukan sekadar ibadah rutin, tetapi momentum refleksi dan muhasabah. Di akhir tahun, kita diajak memperkuat integritas, menata kembali niat pengabdian, serta meneguhkan komitmen pelayanan publik yang berlandaskan iman dan akhlak,” ujar Ajat.

Ia menambahkan, kemegahan masjid harus sejalan dengan kemakmuran dan fungsi sosialnya.

"Masjid adalah pusat peradaban. Dari masjid inilah nilai kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan sosial harus tumbuh dan tercermin dalam tata kelola pemerintahan,” tambahnya.

Sementara itu, Edwin Sumarga Ketua DPC PKB Kabupaten Bogor menilai kehadiran unsur eksekutif, legislatif, ulama, dan masyarakat dalam Salat Jumat perdana tersebut mencerminkan sinergi yang harmonis antara kepemimpinan dan nilai-nilai spiritual.