Liputanfokus.com CIBINONG — Komitmen kepemimpinan yang berpihak pada rakyat kembali ditunjukkan oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto. Di saat sebagian besar pejabat memanfaatkan hari Minggu sebagai waktu beristirahat, Rudy justru memilih turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur berjalan optimal, Minggu (28/12/2025).

Agenda Bupati Bogor dimulai sejak pagi hari dengan melaksanakan Salat Subuh berjamaah di Masjid Agung Baitul Faizin, Cibinong. Kegiatan ibadah tersebut menjadi simbol spiritual sekaligus refleksi kepemimpinan yang mengedepankan nilai moral, keteladanan, dan kedekatan dengan masyarakat.

Usai Salat Subuh, Rudy Susmanto melanjutkan aktivitasnya dengan menyapa warga pada kegiatan Car Free Day (CFD). Kehadirannya di tengah masyarakat disambut antusias, mencerminkan hubungan emosional yang kuat antara kepala daerah dan warganya.

Tidak berhenti di situ, Bupati Bogor kemudian mengendarai sepeda motor bersama jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) untuk meninjau langsung kondisi lalu lintas serta pekerjaan infrastruktur di sejumlah titik strategis. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian khusus adalah ruas Jalan Bomang, yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

Dalam peninjauan tersebut, Rudy secara tegas meminta agar area bahu jalan dan rumput liar dibersihkan guna menjamin keselamatan pengguna jalan dan menjaga estetika lingkungan. Ia juga menyoroti progres pekerjaan yang dinilai belum maksimal.

“Pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya mengejar target administratif, tetapi harus menjamin kualitas, keselamatan, dan manfaat nyata bagi masyarakat. Jika pekerjaan belum memungkinkan selesai pada 31 Desember, maka harus dihitung secara profesional, termasuk opsi mekanisme tambahan waktu sesuai ketentuan,” tegas Rudy Susmanto.

Bupati Bogor juga menekankan pentingnya akuntabilitas teknis dan transparansi pelaksanaan proyek, agar setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Selain Jalan Bomang, Rudy Susmanto turut mengecek beberapa titik pekerjaan dinas terkait, termasuk proyek yang berada di bawah kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Dalam setiap kunjungan, ia menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga, mendengarkan aspirasi, serta menerima masukan secara terbuka.

“Tidak ada istilah hari libur dalam pengabdian kepada rakyat. Pemerintah harus hadir di lapangan, melihat langsung persoalan, dan memastikan solusi berjalan nyata, bukan hanya di atas kertas,” ujar Rudy.