Liputanfokus.com Bogor - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta pelayanan publik dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Peringatan Hari Jadi ke-11 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor yang digelar di Kantor BPBD Kota Bogor, Jalan Pool Bina Marga, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Jumat (30/1/2026).

Dalam arahannya, Denny Mulyadi menyampaikan bahwa usia ke-11 menjadi momentum strategis bagi BPBD Kota Bogor untuk terus berbenah dan meningkatkan profesionalisme organisasi, khususnya dalam aspek penguatan kapasitas SDM dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pada usia ke-11 ini, saya berharap kualitas SDM BPBD Kota Bogor terus ditingkatkan. Dalam kondisi apa pun, proses peningkatan kapasitas harus terus berjalan dan tidak boleh berhenti. Evaluasi kinerja perlu dilakukan agar pelayanan kebencanaan sesuai dengan ekspektasi masyarakat, terutama dalam hal kecepatan dan ketepatan penanganan saat bencana terjadi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa evaluasi kinerja BPBD mencakup berbagai aspek, salah satunya pemenuhan kebutuhan peralatan keselamatan bagi personel di lapangan. Peralatan tersebut harus sesuai dengan standar pelayanan dan keselamatan kerja guna memberikan perlindungan optimal bagi petugas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Pada kesempatan yang sama, Denny Mulyadi juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mendukung upaya BPBD untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kebencanaan. Menurutnya, penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, masyarakat, relawan, hingga dunia usaha.

“Meski demikian, secara tugas dan fungsi, BPBD merupakan leading sector dalam penanggulangan bencana yang berperan mengoordinasikan dan mengorkestrasi seluruh langkah serta upaya penanganan ketika bencana terjadi,” kata Denny Mulyadi.

Ia juga mengapresiasi dedikasi para personel BPBD yang dinilai telah bekerja dengan penuh semangat dan pengabdian tanpa pamrih. Denny Mulyadi meyakini bahwa Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor terus berupaya secara berkelanjutan memperhatikan kesejahteraan anggotanya, seraya mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan stamina dalam menjalankan tugas.

Lebih lanjut, Denny Mulyadi mengakui bahwa BPBD Kota Bogor masih dihadapkan pada berbagai keterbatasan dan tantangan, terutama mengingat kondisi geografis dan karakteristik wilayah Kota Bogor yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, khususnya saat cuaca ekstrem. Potensi bencana tersebut meliputi banjir, tanah longsor, angin puting beliung, serta kejadian pohon tumbang.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkot Bogor berupaya mengoptimalkan pemanfaatan teknologi sebagai sarana pendukung deteksi dini potensi bencana. Dengan sistem peringatan dan pemantauan yang lebih baik, diharapkan langkah penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terukur.