liputanfokus.com CIBINONG — Pengajian rutin para jurnalis yang tergabung dalam Majelis Al Qalam kembali digelar di kantor BMSN Portal Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat malam (29/5/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri puluhan jurnalis dari berbagai media di Bogor Raya.

Pembina Pengajian Al Qalam, Gus Sholeh, meski tidak sempat hadir secara langsung, tetap menyampaikan pesan khusus kepada para jurnalis agar terus istiqomah mengikuti majelis ilmu dan menjaga persatuan di kalangan insan pers.

“Majelis ilmu jangan sampai terputus. Wartawan bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga harus menjaga hati, akhlak, dan keimanan. Saya berharap para jurnalis tetap istiqomah hadir di Pengajian Al Qalam, karena di sinilah tempat memperkuat silaturahmi, ilmu, dan keberkahan hidup,” pesan Gus Sholeh yang disampaikan kepada peserta pengajian.

Menurutnya, wartawan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga suasana masyarakat agar tetap damai dan sejuk melalui pemberitaan yang benar dan beretika.

“Jurnalis yang dekat dengan ulama dan majelis ilmu insya Allah akan lebih hati-hati dalam menulis berita, tidak mudah menyebarkan fitnah, dan mampu menjadi penyejuk di tengah masyarakat,” tambahnya.

Pengajian kemudian dipimpin langsung oleh guru tetap para jurnalis, KH Achmad Yaudin Sogir, yang juga anggota DPRD Kabupaten Bogor serta Wakil Ketua Komisi I dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Dalam tausiah yang disampaikan, KH Sogir menjelaskan panjang lebar mengenai kemuliaan majelis ilmu dalam pandangan Islam. Ia menyebut orang yang melangkahkan kaki menuju majelis ilmu akan mendapatkan pahala besar dan doa dari para malaikat.

“Majelis ilmu adalah taman surga di dunia. Orang yang datang dengan niat mencari ilmu agama akan dimuliakan Allah SWT. Malaikat membentangkan sayapnya karena ridha kepada para pencari ilmu,” ujar KH Sogir di hadapan para jurnalis.

Ia menerangkan, dalam hadis Rasulullah SAW disebutkan bahwa siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan jalannya menuju surga. Bahkan para malaikat, penghuni langit dan bumi, hingga ikan-ikan di lautan ikut memohonkan ampun bagi orang yang berilmu.