liputanfokus.com Kabupaten Bogor — Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi dimanfaatkan Gus Sholeh bersama istri dan keluarga untuk memperkuat nilai kepedulian sosial, ukhuwah Islamiyah, serta kebersamaan antarwarga melalui kegiatan kurban dan pengajian akbar yang digelar di kediamannya di Cluster Florida, Kota Wisata Cibubur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (28/5/2026).

Gus Sholeh yang dikenal sebagai pengusaha, pembina beberapa media nasional, sekaligus penasehat para jurnalis itu menggelar kegiatan keagamaan dan sosial secara terbuka untuk masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi lintas kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, ulama, jamaah pengajian, hingga warga sekitar dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Gus Sholeh menyalurkan sebanyak 23 ekor sapi kurban kepada masyarakat sekitar. Selain itu, lebih dari 600 warga dan jamaah dari wilayah Gunung Putri, Cileungsi, Kota Wisata, hingga daerah sekitarnya turut menghadiri pengajian dan silaturahmi yang berlangsung penuh kekeluargaan, religius, dan sarat nilai kebersamaan.

Acara tidak hanya diisi dengan ceramah agama dan doa bersama, tetapi juga menghadirkan berbagai pelaku UMKM lokal seperti pedagang soto, bakso, sate, dan makanan rakyat lainnya untuk melayani jamaah yang hadir secara gratis. Kehadiran UMKM lokal tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap ekonomi kerakyatan sekaligus memberi ruang bagi masyarakat kecil untuk ikut merasakan keberkahan Iduladha.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak menyelimuti kegiatan tersebut sejak pagi hingga malam hari. Jamaah terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari pengajian, pembagian kurban, santunan, hingga kegiatan motivasi hafalan Al-Qur’an bagi anak-anak dan remaja.

Gus Sholeh mengatakan bahwa ibadah kurban bukan hanya sekadar ritual tahunan, melainkan sarana mempererat hubungan sosial antara masyarakat dari berbagai kalangan.

“Iduladha mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan persaudaraan. Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk saling berbagi agar si kaya dan si miskin dapat duduk bersama dalam satu majelis, satu pengajian, dan satu kebahagiaan,” ujar Gus Sholeh.


Ia menegaskan, kegiatan yang digelar di kediamannya tersebut merupakan bentuk syukur keluarga atas nikmat yang diberikan Allah SWT sekaligus upaya menjaga tradisi kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami hanya menjalankan perintah Allah SWT agar manusia saling menyayangi, saling membantu, dan tidak ada jarak antara masyarakat. Kurban bukan soal daging semata, tetapi tentang kepedulian hati dan menyambung ukhuwah,” tambahnya.

Menurut Gus Sholeh, pengajian dan kegiatan sosial seperti ini harus terus diperkuat di tengah kehidupan modern yang cenderung individualistis. Ia berharap generasi muda tetap dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an, majelis ilmu, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.