liputanfokus.com CIBINONG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan arah pembangunan Kabupaten Bogor pada tahun 2027 akan difokuskan pada penguatan infrastruktur, peningkatan pelayanan dasar masyarakat, serta pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah.
Hal tersebut disampaikan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2027. Musrenbang menjadi momentum strategis dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang aspiratif dan berkelanjutan, dengan menghimpun ide dan gagasan dari tingkat desa hingga kecamatan.
Menurut Rudy, tantangan pembangunan Kabupaten Bogor cukup besar karena memiliki jumlah penduduk terbesar di Indonesia, yakni sekitar 6,19 juta jiwa yang tersebar di 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan. Kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
“Pembangunan Kabupaten Bogor pada tahun 2027 akan difokuskan pada penguatan infrastruktur, peningkatan layanan dasar masyarakat, serta pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah,” tegas Rudy.
Prioritas Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah
Rudy mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama. Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengalokasikan lebih dari Rp300 miliar untuk perbaikan jalan di wilayah barat, seperti Rumpin, Parung Panjang, Gunung Sindur, Sukajaya, hingga Nanggung.
Ke depan, pembangunan akan diperluas melalui:
Pembangunan akses jalan Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, sepanjang 18 kilometer.
Peningkatan akses jalan di wilayah Cijeruk.



