liputanfokus.com CIBINONG — Bupati Bogor Rudy Susmanto menghadiri secara virtual peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Indonesia yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Rudy Susmanto bersama Danrem 061/Suryakancana, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, serta jajaran Forkopimda lainnya. Bupati Bogor didampingi Sekretaris Daerah dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor di Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pakansari, Kecamatan Cibinong, yang turut diresmikan secara virtual oleh Presiden RI.

Peluncuran KDKMP menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kemandirian desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Bogor sendiri terus mempercepat realisasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dari target 189 titik KDKMP di Kabupaten Bogor, sebanyak 134 titik telah berjalan dan sekitar 25 titik lainnya siap beroperasi. Sementara sisanya masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait lahan dan administrasi yang saat ini terus diselesaikan secara bertahap.

Untuk mempercepat pelaksanaan program tersebut, Pemkab Bogor juga membentuk satuan tugas (Satgas) percepatan KDKMP. Bahkan, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor diminta berkantor langsung di lokasi Satgas agar proses evaluasi serta penyelesaian kendala dapat dilakukan setiap hari.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih akan menjadi fondasi penguatan ekonomi desa sekaligus mendukung pembangunan sektor perikanan, hilirisasi, dan industrialisasi nasional.

Menurut Presiden, koperasi akan dilengkapi berbagai layanan strategis mulai dari layanan keuangan, distribusi logistik, penyaluran subsidi, hingga sarana pengangkutan hasil pertanian.

“Koperasi punya truk sendiri dan pikap sendiri, sehingga petani tidak bergantung kepada pihak lain,” ujar Prabowo.

Presiden juga menyoroti persoalan utama yang selama ini dihadapi petani, seperti pupuk, modal usaha, dan akses pasar pascapanen. Kehadiran KDKMP diharapkan mampu menjadi solusi nyata atas berbagai persoalan tersebut.