Liputanfokus.com, CIBINONG – Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, secara resmi membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Bogor yang berlangsung di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jawa Barat tersebut bertujuan memperkuat tata kelola keuangan dan pembangunan desa yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan penghargaan kepada BPKP atas inisiasi lokakarya yang dinilai sangat penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan desa.
“Pemerintah Kabupaten Bogor menyambut baik terlaksananya workshop ini. Melalui evaluasi yang komprehensif, kita berharap pengelolaan keuangan desa dapat berjalan lebih baik, lebih transparan, akuntabel, serta mampu mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan,” ujar Ajat.
Ia menjelaskan, Kabupaten Bogor memiliki 416 desa dan 19 kelurahan dengan jumlah penduduk lebih dari 6,1 juta jiwa, menjadikannya daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia. Dengan kondisi tersebut, tata kelola pemerintahan yang baik menjadi kebutuhan utama, terutama dalam pengelolaan keuangan desa yang nilainya mencapai sekitar Rp1,6 triliun dalam APBDes.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan keuangan desa tidak hanya diukur dari pemenuhan terhadap administrasi dan regulasi, tetapi juga dari sejauh mana program dan kegiatan yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pengelolaan keuangan yang baik harus sejalan dengan hasil pembangunan yang dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, setiap rupiah yang dikelola harus mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga desa,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Ajat juga memaparkan sejumlah capaian yang memuaskan Pemerintah Kabupaten Bogor di bidang pemerintahan desa sepanjang tahun 2025. Di antaranya penghargaan dari LKPP kepada Desa Ciomas Rahayu atas prestasi kematangan pengadaan tingkat nasional, serta penghargaan dari Menteri Keuangan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor atas kecepatannya yang menyampaikan dokumen penyaluran dana desa.
“Prestasi-prestasi ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus bekerja dengan benar, bekerja dengan baik, dan memastikan setiap kebijakan yang dijalankan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ungkapnya.



