liputanfokus.com CIBINONG – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bogor yang kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 32 pejabat di lingkungan Pemkab Bogor, Jumat (19/6/2026).

Menurut Sastra Winara, rotasi, mutasi, dan promosi jabatan merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi pemerintahan agar mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.

"Kami berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaiknya. Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Bogor," ujar Sastra Winara.

Pelantikan yang dipimpin Bupati Bogor, Rudy Susmanto, tersebut meliputi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, serta Pejabat Fungsional.

Dalam sambutannya, Rudy Susmanto menegaskan bahwa penyegaran organisasi merupakan hal yang wajar dalam sebuah pemerintahan. Selain untuk mengisi jabatan yang kosong, langkah tersebut dilakukan guna meningkatkan efektivitas kinerja perangkat daerah dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Bogor juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor tengah menyiapkan mekanisme pengisian jabatan yang lebih terbuka melalui assessment dan open bidding. Program tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan yang sama kepada aparatur sipil negara yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan.

"Kabupaten Bogor memiliki banyak ASN yang berkualitas. Melalui assessment dan open bidding, kami ingin memastikan talenta-talenta terbaik dapat menempati posisi yang tepat sesuai kemampuan dan kebutuhan organisasi," kata Rudy Susmanto.

Sastra Winara menambahkan, DPRD Kabupaten Bogor mendukung setiap upaya reformasi birokrasi yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.

"Yang terpenting adalah bagaimana pejabat yang diberikan amanah mampu menghadirkan program yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Kinerja dan pelayanan harus menjadi prioritas utama," tegasnya.