liputanfokus.com Bandung – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menghadiri kegiatan silaturahmi bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta para kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Jawa Barat. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, penuh kebersamaan, dan semangat persatuan di Gedung Sate, Senin (30/3/2025).

Kehadiran Rudy Susmanto dalam forum tersebut merupakan bagian dari upaya strategis untuk mempererat sinergi serta memperkuat kolaborasi antar pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan dan kemajuan wilayah di Jawa Barat. Momentum silaturahmi ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi lintas daerah serta menyatukan langkah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam keterangannya, Rudy Susmanto menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi tersebut memiliki nilai strategis dalam membangun kekuatan kolektif antar daerah.

“Silaturahmi ini menjadi sarana untuk mempererat sinergi dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan daerah, dalam suasana kebersamaan dan semangat persatuan bersama seluruh kepala daerah di Jawa Barat,” ujar Rudy.

Sementara itu, Dedi Mulyadi menekankan bahwa tradisi silaturahmi merupakan bagian penting dalam memperkuat soliditas antar jajaran pemerintahan. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa di tengah meningkatnya tuntutan pelayanan publik, seluruh aparatur pemerintah harus lebih berorientasi pada kerja nyata yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Sebagai pemimpin yang dipilih rakyat, gagasan yang dibangun tidak boleh bersifat imajinatif semata, melainkan harus riil dan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat, seperti pangan, perumahan, kesehatan, pendidikan, dan lapangan pekerjaan,” tegas Dedi.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pendekatan kerja yang taktis, sederhana, dan berorientasi pada aksi konkret. Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya berhenti pada perencanaan dan wacana, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk program nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dedi juga menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan tidak harus selalu diklaim oleh pemerintah, melainkan cukup dibuktikan melalui perubahan nyata di lapangan. Dengan demikian, masyarakat akan menjadi pihak yang secara langsung merasakan sekaligus menilai dampak dari pembangunan tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Barat untuk terus meningkatkan kolaborasi, memperkuat sinergi, serta menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.