Liputanfokus.con, JASINGA – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Senin (13/7/2026).

Program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto diharapkan menjadi solusi memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas dan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Rudy Susmanto mengatakan Kabupaten Bogor bersyukur telah dipercaya menjadi salah satu lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut akan membuka akses pendidikan yang lebih baik, khususnya bagi masyarakat di wilayah Bogor Barat seperti Jasinga, Sukajaya, Nanggung, dan sekitarnya.

 "Ini bukan sekadar membangun gedung sekolah. Ini adalah investasi terbesar untuk masa depan Indonesia. Presiden sedang menyiapkan generasi unggul yang 10 tahun ke depan akan menjadi kekuatan bangsa," ujar Rudy.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat akan melayani peningkatan SD, SMP, hingga SMA dengan sistem berasrama. Seluruh kebutuhan peserta didik, mulai dari tempat tinggal, seragam, perlengkapan belajar, makan tiga kali sehari, hingga fasilitas pendidikan, disediakan negara tanpa dipungut biaya.

 “Anak-anak dari keluarga kurang mampu akan memperoleh layanan pendidikan dengan fasilitas terbaik. Disiapkan semua negara secara gratis agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan mampu bersaing,” tegasnya.

Rudy juga mengungkapkan pemerintah pusat telah menyiapkan jalur pendidikan lanjutan bagi lulusan Sekolah Rakyat ke berbagai perguruan tinggi, politeknik, akademi, hingga Universitas Pertahanan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Selain pembangunan Sekolah Rakyat, Rudy mengapresiasi program Presiden Prabowo Subianto untuk merehabilitasi sekitar 60 ribu sekolah di seluruh Indonesia, termasuk sejumlah sekolah di Kabupaten Bogor.

 “Presiden tidak hanya membangun Sekolah Rakyat, tetapi juga memperbaiki puluhan ribu sekolah di Indonesia. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia sebagai Fondasi Indonesia Emas,” katanya.